Ular sanca seberat 50 kilogram menghebohkan warga

KOJA - Seekor ular sanca sepanjang 4 meter dengan bobot sekitar 50 kilogram berkeliaran di Pemukiman warga tepatnya di RT 10/02, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara, Jumat (6/2/2015). Ular yang tengah diam menggeliat ini, sempat hebohkan warga sekitar. Lurah Rawa Badak Selatan, Sutardjo, mengatakan, setelah dirinya mendapat laporan dari salah seorang warga, ia bersama tujuh Personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat, langsung menuju ke lokasi. "Kejadian lepasnya ular ini, diketahui oleh warga setempat sekitar pukul 08.00 WIB. Keberadaan ular itu pun warga melaporkan ke pihak Kelurahan," kata Sutardjo. Kata Sutardjo, petugas yang mencari keberadaan lokasi ular tersebut, langsung ditemukan sekitar pukul 09.30 WIB. Ular dapat diamankan di sebuah gorong-gorong saluran pemukiman warga. "Setelah sekitar 30 menit melakukan pencaharian ular tersebut," kata Sutardjo. Puluhan warga dibantu Personel Satpol PP Kelurahan setempat yang mampu menangkap ular tersebut, langsung diamankan ke Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pusat Pelayanan Kesehatan Hewan, Teknologi, Peternakan dan Pengujian Mutu Hasil Peternakan DKI Jakarta. "Warga itu sempat panik soal ada ular yang berkeliaran di lingkungannya itu. Mereka juga khawatir, ular yang diketahui milik Haji Diding (45) itu, dapat membahayakan warga sekitar," ujar Sutardjo. Menurut Sutardjo, pemilik ular tersebut tengah pergi keluar kota. Diduga, ular tersebut lepas dari kandangnya. "Kita tidak tahu bagaimana dia lepas. Karena sampai sekarang sang pemilik belum pulang," kata Sutardjo. Dibawa ke Ragunan Kepala Suku Dinas Perikanan, Peternakan dan Ketahanan Pangan, Una Rusmana, menuturkan, saat ini pihaknya sudah membawa ular tersebut ke UPT Pusat Pelayanan Kesehatan Hewan, Teknologi Peternakan dan Pengujian Mutu Hasil Peternakan DKI Jakarta di Ragunan, Jakarta Timur. Pihaknya juga mengaku akan memanggil si pemilik ular, untuk mengetahui apakah pemilik sudah memiliki izin memlihara hewan tersebut. "Nanti kami akan cek juga ke rumah pemilik. Soalnya, ular itu harus dipelihara dengan betul-betul. Diberikan kandang yang aman dan nyaman, sehingga tidak membahayakan yang lain," kata Una Rusmana.(warta k)

Komentar